Berbagai Dampak Judi Dominoqq terhadap Kesehatan

Dampak perjudian seperti dominoqq, kenyataannya tidak membahayakan satu aspek kehidupan saja. Meskipun banyak yang melihatnya sekilas seperti permainan biasa, game yang melibatkan perjudian seperti ini dapat menyebabkan kerugian dari baik secara ekonomi, sosial, hingga kesehatan. Dari segi kesehatan sendiri pun, bermain judi dapat memicu sejumlah penyakit yang beragam.

 

Selain itu, kemudahan akses permainan judi seperti dominoqq, poker, blackjack, bandar99, atau apapun jenisnya, tentu akan menyebabkan semakin banyaknya orang yang terkena risiko penyakit. Hal ini bisa sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu peran serta semua lapisan masyarakat untuk saling menjaga dan menjauhkan diri dan keluarga dari pengaruh perjudian.

 

Di bawah ini adalah beberapa risiko dan potensi jenis penyakit yang bisa dipicu akibat terlalu banyak bermain judi:

 

  1. Pemicu Penyakit Jantung

Permainan dominoqq merupakan salah satu jenis judi yang menggunakan kartu. Dan semua kemenangan pemainnya pun sepenuhnya ditentukan dari kartu yang muncul dalam permainan. Ketidakpastian inilah yang dapat memicu permasalahan kesehatan, salah satunya terkait dengan sistem kardiovaskular atau jantung. Ditambah lagi, permainan judi online menuntut pemainnya untuk bermain cepat dan terus-menerus.

 

Apa akibatnya? Kemenangan yang tidak pasti dari sebuah permainan judi dapat menyebabkan peningkatan kadar adrenalin dan kortisol di dalam tubuh. Akibatnya, seorang pemain yang terlalu sering atau bahkan kecanduan berjudi memiliki risiko tinggi terkena serangan jantung mendadak.

 

  1. Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dampak perjudian yang kedua terhadap kesehatan adalah penurunan kerja imun atau sistem kekebalan tubuh. Dalam perjudian, seseorang sangat dimungkinkan mengalami stres, baik karena kemenangan yang tidak pasti dan tidak sebanding dengan kekalahannya, banyaknya hutang, perselisihan dengan orang-orang terdekat karena kondisi finansial yang buruk, dan lain-lain.

 

Stres tersebut dapat menyebabkan gairah otonom dan terjadinya perubahan kekebalan tubuh di dalam tubuh pemainnya. Di dalam sistem imun, terdapat sel T dan sel pembunuh alami yang berfungsi untuk membunuh virus atau benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Jika sel-sel tersebut terganggu karena stres dan kemampuannya menurun, seseorang bisa sangat mudah terkena penyakit.

 

  1. Pemicu Masalah Gastrointestinal

Salah satu penyakit yang paling sering menyerang orang-orang yang kecanduan permainan judi online seperti dominoqq adalah yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Stres dalam tingkatan kronis dapat menyebabkan sejumlah permasalahan pada perut, seperti bisul, acid reflux, irratable bowels, ulcerative colitis, hingga alergi. 

 

  1. Penyebab Risiko Diabetes

Rupanya terlalu banyak bermain judi online juga dapat menyebabkan seseorang terserang diabetes. Hal ini disebabkan karena stres akibat berjudi yang terjadi secara konstan terus-menerus dapat mengubah kadar gula darah si pecandu. Kebutuhan insulin mengalami perubahan, sedangkan tubuh tidak bisa memproduksinya secara cukup.

 

Ini akan menjadi lebih berbahaya apabila seorang pecandu tersebut sudah kelebihan berat badan. Selama bermain judi dominoqq, seseorang tak perlu kemana-mana karena semuanya bisa diakses melalui gadget. Ini dapat membuat seorang pecandu mengabaikan pola makan, pola tidur, dan tidak melakukan olahraga sebagai gaya hidup sehat. 

 

Makanan yang dikonsumsi pun akan sembarangan seperti makanan instan, soft drink, bahkan alkohol. Inilah yang bisa mendorong seorang pejudi mengalami sejumlah penyakit seperti diabetes.

 

  1. Berbahaya bagi Kesehatan Mental

Salah satu penyakit yang tak kalah berbahaya akibat adalah yang terjadi pada mental. Gangguan mental memang sering kali diabaikan oleh para pecandu karena tak kasat mata seperti penyakit lainnya. Namun dalam jangka waktu panjang, stres yang dialami sangat bisa berkembang menjadi depresi, bahkan dorongan untuk bunuh diri.

 

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Perjudian merupakan permainan yang mencandu, sama seperti bentuk kecanduan lainnya. Semakin seseorang tersebut memenuhi dorongannnya untuk berjudi, maka kecanduannya akan semakin parah dan ia akan kehilangan kontrol atas dirinya. Hal ini berbahaya jika pemain tersebut menghalalkan segala cara untuk mendapatkan modal berjudi.

 

Padahal ia sudah mengalami kekalahan bertubi-tubi. Ini berkaitan dengan dihasilkannya hormon dopamin di dalam otak pejudi. Hormon ini menyebabkan seseorang merasa senang, bahagia, dan bersemangat. Maka seorang pecandu judi akan terdorong terus untuk bermain judi untuk merasakan kesenangan tersebut. Sementara itu, kondisi finansialnya akan semakin terpuruk.

 

Stres dari berjudi juga bisa merusak hubungan seorang pejudi dominoqq dengan orang-orang terdekatnya. Karena stres ini juga, ia akan memiliki kontrol emosi yang rendah dan dimungkinkan untuk menyakiti orang-orang di sekitarnya juga, baik secara fisik maupun mental. Hidupnya akan jauh dari ketenangan dan terisolasi dari hubungan yang sehat.

 

Ditambah dengan kondisi ekonomi yang sudah parah, seseorang bisa sangat terpuruk karena berjudi. Kasus bunuh diri akibat berjudi bukanlah isapan jempol belaka. Bahkan di Australia, statistik menunjukkan bahwa setiap harinya ada satu orang yang meninggal sebagai dampak dari berjudi. Di Indonesia, fenomena ini akan semakin sulit dilacak karena kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental masih sangat rendah.

 

Nah, itu tadi penjelasan tentang bagaimana terlalu sering bermain judi, apalagi sudah sampai tahap kecanduan game seperti dominoqq. Ternyata permainan seperti ini tidak boleh diremehkan bahayanya. Mungkin pemain pemula tidak akan bisa menyadari dampak jangka panjang perjudian terhadap kesehatan ini. Jika ada rekan atau kerabat Anda yang terlibat, sebaiknya segera diingatkan untuk berhenti.

Semoga informasi di atas bisa memberikan wawasan yang bermanfaat dan bisa menghindarkan Anda dari perjudian dominoqq atau bentuk perjudian yang lainnya. Sampai jumpa di artikel berikutnya yang tidak kalah bermanfaat.

Alasan Larangan Judi Bagi Negara dan Agama

PKV games betbandarqq – Perjudian merupakan hal yang ilegal jika dilakukan di Indonesia. Selain akan mendapatkan stigma buruk dari masyarakat, pemain judi juga harus siap mendapatkan hukuman dari negara. Pelarangan judi di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 70-an, ketika Soekarno menjabat sebagai presiden pertama Indonesia.

Mungkin sampai sekarang masih banyak orang yang berfikir untuk apa melarang perjudian jika hanya dilakuan sebagai bentuk main-main dan menghabiskan waktu luang? Ada banyak kerugian jika seseorang terjebak dengan perjudian, dan karena itulah alasan larangan judi juga dibuat, baik oleh negara dan agama.

Mengetahui Apa Itu Judi

Judi menurut undang-undang KUHP berarti suatu permainan dengan taruhan dimana pemain mengharapkan untuk menang, namun kemenangan masih belum dapat dipastikan dan kemenangan biasanya di dapatkan karena untung-untungan. Pengertian tersebut terdapat dalam KUHP pasa 303 yang ditetapkan pada tahun 1972.

Sedangkan menurut pengertian umum, perjudian sendiri memiliki tiga aspek yang harus ada. Aspek tersebut, jika ketiganya ditemukan dalam suatu kegiatan maka aktifitas tersebut disebut sebagai judi. Ketiga aspek alasan larangan judi tersebut adalah:

  1. Permainan, suatu kegiatan judi biasanya merupakan permainan, dilakukan minimal oleh dua orang atau lebih dengan media yang beraneka ragam. Bisa berupa kartu, dadu, adu hewan, bahkan permainan normal, seperti sepak bola ataupun bulu tangkis.
  2. Taruhan, merupakan kegiatan dimana setiap pemain meletakkan suatu barang berharga untuk diambil orang lain berdasarkan hasil permainan. Inilah yang menjadi alasan larangan judi, sebab barang berharga yang di pertaruhkan biasanya tidak hanya uang, namun bisa juga hewan, properti, surat obligasi, dan barang berharga lain.
  3. Untung-untungan, yakni setiap pemain memiliki peluang yang berbeda untuk menang. Pihak yang lebih sering memainkan permainan tersebut tentu lebih mahir dan berkesempatan menang lebih besar, sehingga konsep adil akan kabur bagi setiap pemain.

Dengan mengetahui pengertian alasan larangan judi pkv games betbandarqq dan aspek judi tersebut, Anda setidaknya bisa menghindari aktifitas yang terindikasi memiliki aspek taruhandan untung-untungan di dalamnya. Saat ini, judi terbagi menjadi dua bentuk, yakni judi yang dilakukan secara konvensional dengan tatap muka langsung antar pemain, dan judi secara daring yang bisa dilakukan secara virtual.

Keduanya tetap dilarang walaupun memiliki konsep permainan yang berbeda, baik oleh agama maupun negara. Alasan larangan perjudian bisa beragam, tergantung dari perspektif yang digunakan untuk melihat efek negatif dari kegiatan judi.

Alasan Judi Dilarang Negara

Seperti alasan larangan judi yang telah dijelskan sebelumnya, Indonesia melarang judi sejak tahun 1970-an dan tetap berlangsung sampai sekarang. Untuk perjudian secara daring, larangannya bisa ditemukan di UU ITE yang ditetapkan pada tahun 2016. Inilah alasan mengapa Indonesia melarang judi, walaupun negara Asia Tenggara lain melegalkannya.

  1. Tidak Sesuai dengan Jati Diri Bangsa

Hal tersebut diungkapkan oleh Soekarno ketika masih menjabat sebagai preside Indonesia. Penekanan larangan judi tersebut dikarenakan Soekarno merasa judi tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia yang dekat dengan kultur ketimuran. Judi juga bisa membuat generasi muda menjadi malas dan acuh kepada keadaan yang ada di sekelilingnya.

  1. Meningkatan Kemiskinan

Tentunya tidak semua orang bisa melipat gandakan uangnya di situs perjudian. Dalam satu kali permainan misalnya, hanya ada satu pemenang dan lebih dari 2-3 orang yang mengalami kekalahan. Jika alasan larangan judi ini di biarkan secara terus menerus, pihak yang kalah akan berhutang, kemudian terbelit dan jatuh miskin.

  1. Meningkatkan Pengangguran

Walaupun terlihat kurang relevan, namun di Indonesia karena meningkatkan pengangguran memiliki kemungkinan yang besar. Hal tersebut bisa dilihat dari kebiasan pemain judi yang malas bekerja dan menghabiskan uang yang di dapatnya untuk dipertaruhakan di meja judi. Jika terus malas bekerja, tentunya banyak dari mereka yang dipecat karena tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

  1. Membuat Generasi Muda Menjadi Pemalas

Pemain judi tidak hanya akan merugikan dirinya sendiri, namun alasan larangan judi juga akan mendapatkan stigma yang buruk dari masyarakat. Khususnya untuk generasi muda yang harusnya bekerja namun malah bermain judi akan berdampak buruk pada dirinya sendiri. SDM yang memiliki kapasitas rendah tentu tidak diterima bekerja di tempat yang layak, membuat penyaluran tenaga kerja menjadi terhambat.

Alasan Judi Dilarang Agama

Umumnya setiap agama melarang judi karena akan memberikan dampak buruk pada keadaan rohani seseorang. Di Indonesia, Islam merupakan agama yang paling keras menentang perjudian, sebagai sebuah agam yang dianut oleh banyak warganya. Kemudian diikuti oleh Hindu, Budah dan Kristen.

  1. Berakibat Buruk pada Kewajiban Ilahiah

Alasan larangan judi oleh agama biasanya dikaitkan dengan individu yang menjadi malas untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhannya. Padahal setiap manusia diwajibkan untuk berada sedekat mungkin dengan Tuhan untuk mencapai surga yang telah dijanjikan-Nya.

  1. Berakibat Buruk pada Sifat Manusia

Banyak agama yang melarang judi karena akan membawa sifat buruk bagi pemainnya. Misalnya agama Budha, yang melarang judi karena bisa merupakan kegiatan menghamburkan uang yang sia-sia, sedangkan Islam melarangnya karena menghindarkan diri dari sifat tamak dan cinta dunia.

  1. Menghindari Dosa

Ketika seseorang melakukan alasan larangan judi perbuatan judi, biasanya juga akan di ikuti oleh kegiatan negatif lain, paling banyak adalah minum-minuman keras ataupun berzina. Untuk menghindari dosa lain, tidak bermain judi setidaknya bisa meminimalisir seseorang untuk tidak mengakumulasi dosanya menjadi lebih banyak.

Itulah beberapa alasan larangan judi bagi negara dan agama. Selalu ada alasan yang baik sebuah larangan dilakukan, karena itu sebaiknya hindari perbuatan yang dilarang tersebut untuk menghindari berbagai konsekuensinya.